Pembelaan Wapres JK Terkait Isi Pidato Anies Baswedan Yang Dianggap RASIS! JK aja Melek Masa Kamu Ga Melek






Pembelaan Wapres JK Terkait Isi Pidato Anies Baswedan Yang Dianggap RASIS! JK aja Melek Masa Kamu Ga Melek -Semakin tinggi pohon maka semakin kencang pula angin ang menerpanya. Pepatah inilah yang mungkin pastas kita berikan kepada gubernur DKI jakarta terpilih. Bagaimana tidak, baru saja dilantik,netizen malah sibuk mengomentari isi pidato Anies yang dianggap rasis Karena menggunakan kata "PRIBUMI". Padahal jika menoleh kebelakang tokoh nasional seperti Megawati hingga Jokowipun pernah menggunakan kata tersebut. lantas mengapa saat anies mengucapkan kata tersebut malah diprotes habis-habisan.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid meminta pidato Anies tak dijadikan kontroversi. "Semangat yang dibangun tentu bukan semangat dikotomi yang disebut sebagai pribumi atau bukan pribumi. Karena semangat besar beliau ingin jadi pemimpin semuanya, dalam semangat rekonsiliasi," kata Hidayat di kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/10/2017).



Hidayat menyebut Presiden Jokowi pernah juga menggunakan istilah pribumi saat berbicara tentang lapangan kerja. Wakil Ketua MPR ini menyebut Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pun pernah menggunakan istilah 'pribumi' dalam pidatonya. "Dalam konteks yang disampaikan Pak Jokowi tentang lapangan pekerjaan untuk pribumi dan yang disampaikan Bu Mega pendidikan untuk pribumi. Apakah Pak Jokowi dan Bu Mega ingin memecah belah bangsa?" ulas Hidayat.

"Kalau beliau (Jokowi dan Mega) tidak (dianggap memecah belah), kenapa Pak Anies seperti memecah belah," imbuhnya.  Tanpa menyebut lebih jelas soal pernyataan Jokowi dan Mega, Hidayat meminta publik membandingkan pernyataan Anies dengan kedua tokoh itu. Menurutnya, pernyataan Anies ataupun Jokowi dan Mega tak seharusnya dijadikan kontroversi. "Kenapa kalau Pak Anies yang bilang jadi kontroversi, menurut saya ini jadi bagian yang belum move on dari pilgub yang dulu. Mestinya sekarang kita berada dalam kondisi baru di mana gubernurnya ingin menjadikan rekonsiliasi dan kebersamaan. Akan lebih bijak kalau beliau menjelaskan pernyataan ini sebagaimana Pak Jokowi dan Bu Mega menjelaskan hal ini," ujar mantan Ketua MPR ini.

Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara terkait pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyinggung soal pribumi hingga menuai polemik. Menurut Jusuf Kalla, maksud pidato Anies tersebut mengenai sejarah kolonial.
"Kita lihat konteksnya. Pidatonya bicara tentang kolonial, dalam zaman kolonial," kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (17/10).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mengajak sejumlah pihak mendengar kembali rekaman pidato mantan Menteri Pendidikan tersebut. Dia menilai dalam rekaman sangat jelas konteks pernyataan 'Pribumi' mendeskripsikan rentetan sejarah Indonesia. "Jadi jangan hanya potong satu kata, dalam konteks apa dia bicara. Dia bicara dalam konteks kolonial karena itu harus bangkit," ucapnya.

Wapres JK menegaskan Anies tidak dalam posisi salah ketika melontarkan pernyataan soal 'Pribumi'. Namun dia melihat publik bisa saja menyalahkan Anies jika pernyataan tersebut masuk dalam ranah diskriminasi. "Jadi dia bicara konteks sejarah tidak bicara konteks diskriminatif," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, di hadapan ribuan warga Jakarta yang hadir di Balai Kota, Anies menyebut penindasan di Jakarta cukup nyata dengan adanya kolonialisme. Dia juga sempat menyinggung perihal pribumi dalam pidato perdananya sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Di Jakarta, kolonialisme itu di depan mata, dirasakan sehari-hari. Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan, kini saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujar Anies, Senin (16/10).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menggunakan pepatah Madura sebagai gambaran pihak yang menggunakan hasil jerih payah seseorang tanpa berusaha terlebih dahulu. "Jangan sampai Jakarta seperti ditulis pepatah Madura 'Itik seng a telur ayam sing mengerami'," ujar Anies. Dalam pidatonya, dia mengatakan bahwa Jakarta tidak berdasarkan hanya satu agama. Pun halnya agar tidak alergi terhadap agama apapun. "Indonesia bukan berdasarkan satu agama, namun Indonesia juga bukan alergi beragama," tukasnya. Dan artikel ini bisa juga kamu temukan di:
JK Komentari pidato anies,JK bela Anies sandi,JK berpihak pada Anies Sandi

0 Response to "Pembelaan Wapres JK Terkait Isi Pidato Anies Baswedan Yang Dianggap RASIS! JK aja Melek Masa Kamu Ga Melek"

Posting Komentar