• Kamis, 28 Oktober 2021

Kubu Pro KLB Deliserdang Cabut Gugatan, HSN : Terima Kasih Bung Yosef

- Jumat, 24 September 2021 | 22:40 WIB
Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar, H.Sugianto nangolah, SH, MHum  (Sugianto Nangolah)
Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar, H.Sugianto nangolah, SH, MHum (Sugianto Nangolah)

BANDUNG, Realitapublik.com,---  Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar H. Sugianto Nangolah , SH, M.Hum mengapresisasi sikap salah seorang penggugat Pro KLB Deliserdang, bung Yosef Benediktus Badeoda yang telah mencabut gugatannya kepada Menkum-HAM ( Tergugat) dan DPP Partai Demokrat ( Tergugat II Intervensi).

Sikap bung Yosef mencabut gugatan tersebut, merupakan bagian dari pengakuan dari penggugat bahwa tergugatlah yang benar secara devakto dan dejure.  Bahwa kepengurusan DPP Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Ketua Umum AHY  adalah sah menurut undang undang yang berlaku dan demi hukum gugatan telah dinyatakan gugur dari pengadilan.

Hal ini dikatakan H. Sugianto Nangolah (HSN) dalam rilis yang diterima redaksi Realitapublik.com, Jum’at (24/09/2021).

Dikatakan Sugianto, Bung  Yusef adalah salah seorang kader Demokrat yang bergabung dengan pihak Pro KLB Deliserdang di bawah KSP Moeldoko, dia juga turut menggugat kepada Kemenkum-HAM dan DPP Partai Demokrat,  ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. 

Baca Juga: KPK Benarkan Ada Operasi Tangkap Tangan di Kolaka Sulawesi Tenggara

Namun, kemarin sore, kita mendapat kabar dari DPP, bahwa Majelis Hakim PTUN Jakarta menunda pelaksanaan sidang gugutan Perkara No.154/G/2021/PTUN-JKT.

Diawal sidang , Ketua Majelis Hakim PTUN Jakarta, Bambang Soebiantoro menyampaikan adanya surat dari Yosef sebagai Penggugat yang mencabut Surat Kuasa kepada Pengacaranya, sekaligus mundur sebagai Penggugat dari Perkara ini.

Berhubung, adanya pencabutan gugatan dari salah salah penggugat ( Bung Yosef), maka sudah selayaknya  Majelis Hakim PTUN Jakarta tidak perlu melanjutkan gugatan atas perkara No.154/G/2021/PTUN-JKT.  Hal ini karena gugatan mereka ajukan secara bersama-sama, bukan sendiri-sendiri. Maka, bila ada salah seorang penggugat yang mundur, semestinya gugtan otomatis gugur, ujar Sugiatan yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar ini.

Untuk diketahui,  bahwa pada Kamis (23/09-2021) Majelis Hakim PTUN Jakarta menunda pelaksanaan sidang gugatan Perkara No.154/G/2021/PTUN-JKT antara pihak Pro KLB Deliserdang (Penggugat) dengan Menkum-HAM (Tergugat) dan DPP Partai Demokrat (Tergugat II Intervensi).

Halaman:

Editor: Husein Widjaya

Sumber: Sugianto Nangolah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X