• Kamis, 28 Oktober 2021

KPK Beberkan Keterlibatan Azis Syamsudin Suap Penyidik yang Tangani Kasus Korupsi

- Sabtu, 25 September 2021 | 15:32 WIB
Dipamerkan Pakai Rompi Tahanan, KPK Tetapkan Azis Syamsuddin Tersangka Kasus Suap. KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin tersangka.  (Suara.com/Yaumal)
Dipamerkan Pakai Rompi Tahanan, KPK Tetapkan Azis Syamsuddin Tersangka Kasus Suap. KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin tersangka. (Suara.com/Yaumal)

REALITA PUBLIK,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberkan dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin dalam kasus korupsi yang terjadi di Lampung tengah. Dalam kasus ini, Azis diduga memberi suap kepada eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

Kasus ini terjadi sekitar bulan Agustus 2020 lalu. Azis Syamsudin diduga menyuap eks penyidik KPK yang sedang mengurus perkara di Lampung Tengah yang diduga menyeret nama dirinya dan kader Golkar lainnya. Saat ini eks penyidik tersebut telah dipecat KPK juga dinyatakan status tersangka suap penanganan perkara.

“Pada sekitar Agustus 2020, AZ menghubungi SRP (Stepanus Robin) dan meminta tolong mengurus kasus yang melibatkan AZ dan AG (Aliza Gunado) yang sedang dilakukan penyelidikannya oleh KPK,” ungkap Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers sesaat setelah penangkapan Azis Syamsudin, Sabtu (25/09/2021).

Baca Juga: Mangkir Dari Panggilan KPK, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin Dijemput Paksa

Dijelaskan Firli Bahuri, eks penyidik KPK Stepanus Robin menghubungi Maskur Husain yang merupakan seorang pengacara untuk ikut mengawal dan mengurus perkara tersebut. Kepada Azis dan Aliza, kata Firli, Maskur meminta masing-masing menyiapkan uang sejumlah Rp 2 miliar. Hal itu disampaikan Stepanus Robin kepada Azis, kemudian Azis menyetujui permintaan tersebut.

“Setelah itu, MH (Maskur Husain) diduga meminta uang muka terlebih dahulu sejumlah Rp 300 juta kepada AZ,” kata Firli.

“Sebagai bentuk komitmen dan tanda jadi, AZ dengan menggunakan rekening bank atas nama pribadinya diduga mengirimkan uang sejumlah Rp 200 juta ke rekening bank MH secara bertahap,” ungkap Firli.

Baca Juga: Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK, Tunjukan Komitmen Terhadap Hukum

Tak sampai di situ, Stepanus Robin juga diduga datang menemui Azis di rumah dinasnya di Jakarta Selatan untuk kembali menerima uang secara tunai. Uang diberikan secara bertahap, yaitu sebanyak 100.000 dollar AS atau Rp 1,42 miliar, 17.600 dollar Singapura (Rp 185 juta), dan 140.500 dollar Singapura (Rp 1,48 miliar).

“Uang-uang dalam bentuk mata uang asing tersebut kemudian ditukarkan oleh SRP dan MH ke money changer untuk menjadi mata uang rupiah dengan menggunakan identitas pihak lain,” ungkap Firli.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X