• Minggu, 2 Oktober 2022

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Curas yang Menewaskan Tukang Ojeg di Sukabumi

- Senin, 8 Agustus 2022 | 14:32 WIB
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus Curas   (IST)
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus Curas (IST)

REALITA PUBLIK,- Polisi berhasil mengungkap kasus Curas (pencurian dengan kekerasan) yang mngakibatkan seorang tukang ojeg meninggal dunia. Kini pelaku telah diamankan Satuan Reskrim Polres Sukabumi.

Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi penemuan mayat pada tanggal 3 Agustus 2022 di Kampung Balewer Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

“Setelah kami melakukan otopsi dan pemeriksaan identitas korban atas nama Salman (35) pekerjaan tukang ojeg, dari hasil autopsi ada luka tusuk di bagian perut dan mengenai tulang iga,” ungkap Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah, saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Minggu (07/08/22).

Baca Juga: UPDATE Kasus Kematian Brigadir J: 25 Personel Polisi Diperiksa Bareskrim, Termasuk 3 Brigjen

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menerangkan pengungkapan peristiwa Curas yang mengakibatkan korban tewas. Pada tanggal 23 Juli 2022 korban Salman (35) membawa penumpang atas nama VS (30) sekitar jam 14.00 WIB untuk diantar ke Desa Girimukti.

"Ketika sampai di sekitar TKP, penumpang VS minta turun dengan alasan untuk buang air kecil lalu kemudian terjadi adu mulut dengan korban Salman. VS mengambil sajam yang ada di tasnya, dan terus melakukan penusukan dan mendorong korbannya ke pinggir jalan," jelas Dedy.

Lebih jauh AKBP Dedy mengungkapkan, setelah menusuk dan mendorong korbannya, kemudian VS mengambil kalung yang berisi STNK dan membawa kendaraan korban. Kemudian kendaraan korban digadaikan seharga Rp4 juta, dan untuk orang yang menerima gadai kendaraan itu masih DPO.

Baca Juga: Kasus Penyegelan Kantor PWI Sulsel Diambil Alih oleh PWI Pusat

Kasus curas ini bisa terungkap setelah polisi melakukan olah TKP kembali pada tanggal 4 bulan Agustus. "Yang mana olah TKP tersebut kita melibatkan dari identifikasi Polres, tim lapangan Polres, tim lapangan dari Polda, tim pemeriksa Polres dan Polsek untuk mengurai kejadian bahwa korban tukang ojeg yang mangkal di Bagbagan,"jelasnya.

"Kita sudah menghitung dari waktu kejadian siapa yang naik terakhir atau menjadi penumpang korban tersebut, akhirnya didapat inisial pelaku pada hari Jumat tanggal 5 Agustus,” bebernya.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Progres PLTA Kayan, Pembangunan Jalan Capai 30 Persen

Rabu, 14 September 2022 | 18:05 WIB
X