SMKN 1 Cikarang Barat jadi Satu Satunya BLUD di Kabupaten Bekasi, Tingkatkan Kompetensi dan Mutu Lulusan

- Senin, 20 Maret 2023 | 02:53 WIB
Kepala SMKN 1 Cikarang Barat, Drs Bambang Nurcahyo saat berdikusi dengan para Wakil Kepala Sekolah di ruang kerja nya, Kamis (17/3/2023) (Cuy)
Kepala SMKN 1 Cikarang Barat, Drs Bambang Nurcahyo saat berdikusi dengan para Wakil Kepala Sekolah di ruang kerja nya, Kamis (17/3/2023) (Cuy)

REALITA PUBLIK,- Menjadi salah satu dari 35 Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sekolah di Jawa Barat, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Cikarang Barat telah berhasil membukukan laba Rp 150 juta dari produksi yang dihasilkan selama 6 bulan.

"Setelah melakukan kerja sama dengan industri, kemarin karena BLUD juga sudah keluar SK nya itu, enam bulan ini kita sudah bisa menghasilkan seratus limu puluh juta rupiah," ujar Kepala SMKN 1 Cikarang Barat, Drs. Bambang Nurcahyo saat ditemui di ruang kerja nya, Kamis (17/3/2023).

Hasil tersebut didapatkan dari kerjasama yang sudah terjalin antara pihak SMKN 1 Cikarang Barat dengan beberapa perusahaan atau industri. BLUD sekolah memproduksi komponen mesin industri sesuai pesanan pihak perusahaan.

Pembuatan komponen yang dipesan dikerjakan oleh siswa mulai dari bahan hingga menjadi komponen yang dibutuhkan perusahaan. Hasil produksi sudah melewati kualifikasi kontrol perusahaan.

Baca Juga: Tingkatkan Standar Mutu Pendidikan, Jadikan Lulusan SMKN 2 Kota Bekasi Lebih Siap Bersaing di Dunia Industri

"Siswa itu mengerjakan mulai dari bahan sampai benda jadi dan hasilnya sudah melalui kualifikasi kontrol perusahaan. Sudah bisa dibeli, ada yang Rp13.000 per jasa kerjanya sampai ada yang Rp75.000," ujar Bambang Nurcahyo.

Menurut Bambang Nurcahyo, selain mendapatkan keuntungan dalam segi finansial, benefit lain yang didapatkan sekolah BLUD yakni, siswa akan semakin berkompeten di bidang keahliannya.

Sementara, kata Bambang, keuntungan dari hasil produksi digunakan untuk perawatan mesin dan untuk kegiatan-kegiatan pembelajaran di sekolah.

"Sekolah bisa berjalan dengan baik dan lancar itu harus ditopang oleh dana," tuturnya.

"Kita harapkan dari BLUD ini karena ada yang diunggulkan, karena memang permintaan Pak gubernur (menganjurkan) coba ditingkatkan di BLUD nya itu sama seperti rumah sakit dan sebagainya. Mudah-mudahan beban-beban sekolah ini tidak membebani ke pemerintah," ungkapnya.

Baca Juga: Satu Tahun Pimpin SMKN 1 Tambelang, H. Saparudin Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Mutu Pendidikan

Selain melakukan kerjasama bisnis, dukungan pihak industri terhadap SMKN 1 Cikarang Barat cukup baik, karena telah menjalin kerjasama untuk meningkatkan kemampuan siswa dan mutu pendidikan.

"Kita memang sudah (berhubungan) dekat dengan industri. Ada beberapa yang sudah bekerjasama dengan sekolah, itu rutin. Contohnya PT. Patria (industri pengelasan), kita sampai dikasih gas asitilin, itu kan mahal kalau kita beli untuk setiap kegiatan praktek. Kita dikirim 5 tabung untuk setiap bulan nya," terang Bambang Nurcahyo.

Begitu pula dengan kebutuhan alat-alat pengelasan lainnya, lanjut Bambang, dukungan industri sangat dirasakan. Misalnya, ketika pihak sekolah membutuhkan alat yang sulit didapatkan, selama itu digunakan untuk pembelajaran siswa pihak industri itu pasti akan membantu.

Selain mendukung materi berupa bahan yang dibutuhkan bagi pembelajaran siswa di sekolah, sambung Bambang, hal lain yang dilakukan untuk peningkatan kompetensi dan mutu pendidikan, pihak industri juga mengirimkan ahli sebagai guru tamu di SMKN 1 Cikarang Barat.

Halaman:

Editor: Suryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X