Pembangunan Desa Wisata Harus Optimal

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 10:02 WIB
Pimpinan dan Anggota Komisi IV Melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung dalam rangka Revitalisasi Situ Cileunca, Rabu(27/10/2021).  (Farhat & Reza  / Humas DPRD Jabar)
Pimpinan dan Anggota Komisi IV Melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung dalam rangka Revitalisasi Situ Cileunca, Rabu(27/10/2021). (Farhat & Reza / Humas DPRD Jabar)

REALITA PUBLIK,- Situ Cileunca merupakan salah satu objek wisata yang berlokasi di wilayah Bandung Selatan lebih tepatnya di Pangalengan, Kabupaten Bandung yang dinilai harus lebih ditata agar lebih menarik dan banyak dikunjungi.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Prasetyawati mengatakan bahwa dalam penataan Situ Cileunca yang memiliki luas 180 hektar harus ada rencana besar sesuai dengan kewenangan Provinsi.

"Menurut saya perlu ada perencanaan DED secara keseluruhan dari penataan Situ tersebut baru kita membuat tahapan pembangunan sesuai dengan kemampuan daerah," ucapnya usai meninjau Situ Cileunca, Kabupaten Bandung, Rabu, (27/10/2021).

Baca Juga: Tinjau Migas Hilir, DPRD Jabar: Harus Ada Pansus BUMD

Menurutnya, jika dengan anggaran yang sedikit untuk merehabilitasi Situ Cileunca, itu tidak akan berdampak banyak bagi tempat tersebut, oleh karena itu pihaknya ingin ada peningkatan anggaran untuk merehabilitasinya.

"Percuma jika sekarang kita melakukan rehabilitasi Situ Cileunca dengan anggaran yang sedikit tidak akan memiliki efek yang signifikan bagi Situ itu sendiri."lanjutnya

Prasetyawati menyebut, bahwa Situ Cileunca ini memliki potensi dalam menghasilkan PAD Jawa Barat yang dimana ada prioritas pembangunan dari Pemerintah Provinsi yaitu pembangunan desa wisata.

"Kami yakin Situ Cileunca ini memiliki potensi dalam meningkat PAD Jawa Barat, mengingat salah satu prioritas pembangunan di Jawa Barat itu Pembangunan Desa Wisata dan Infrastuktur Wisata," ucapnya.

Lanjutnya ia mendorong kepada dinas terkait untuk membuat DED secara keseluruhan dari penataan Situ Cileunca di tahun 2022.

"Kami mendorong kepada pihak terkait untuk membuat DED secara keseluruhan di tahun 2022, syukur kalau bisa masuk kedalam anggaran murni kalau tidak kedalam anggaran perubahan," tutupnya. (cuy/)

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Terkini

Mengenal Sejarah Kebun Binatang Bandung

Jumat, 5 Agustus 2022 | 11:11 WIB

Pembangunan Desa Wisata Harus Optimal

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 10:02 WIB

Terpopuler

X