• Senin, 28 November 2022

HUT ke 77 RI, Maestro Jaipong Asal Bandung Mendapat Anugerah Tanda Kehormatan

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:33 WIB
Maestro Jaipong Gugum Gumbira. (Foto: google)
Maestro Jaipong Gugum Gumbira. (Foto: google)

REALITA PUBLIK,- Seniman tradisi Sunda, (almarhum) Gugum Gumbira mendapat anugerah tanda kehormatan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

Penghargaan diberikan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia. Nama Gugum bersanding dengan ratusan tokoh lebih.

Gugum Gumbira Tirasonjaya, lahir di Bandung, 4 April 1945. Ia dikenal sebagai maestro Tari Jaipong dan Sanggar Seni Jugala yang didirikannya.

Baca Juga: Pameran Pulau Emas, Mengenang 22 Tahun Seniman Ropih

Sanggar seni ini dikhususkan untuk membuat tari-tarian jaipongan. Karyanya antara lain Tari Daun Pulus, Tari Serat Salira dan Tari Kameutmeut.

Dilansir dari berbagai sumber, ia mulai menekuni dunia seni sejak usianya 20 tahun. Pada fase itu, Gugum menikahi Euis Komariah, tepatnya pada 1968. Euis adalah seorang penyanyi Cianjuran kala itu.

Ketertarikan Gugum dengan dunia seni bermula ketika ia bekerja di Pemerintah era rezim Soekarno. Melansir dari buku “Apa Siapa Orang Sunda”, Gugum pernah bekerja sebagai penagih pajak di Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung. Berawal dari pekerja honorer, Gugum kemudian diangkat menjadi Pegawai Negeri atau kini dikenal dengan sebutan ASN.

Baca Juga: Jadikan Ruang Apresiasi, Bugs Studio Gandeng Musisi Berkolaborasi dengan Seniman Magelang

Presiden Soekarno yang terkenal tak suka seni barat, secara tidak langsung memengaruhi Gugum untuk melirik genre seni lokal. Dari sanalah ia mempelajari Tari Jaipong.

Beberapa tahun kemudian, Gugum menjelma jadi penari yang berkelana dari kancah lokal sampai internasional. Tercatat tahun 1979, ia pernah membawa Jaipongan ke negeri Hong Kong.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Zee JKT48 Sampaikan Permohonan Maaf Usai Videonya Viral

Senin, 26 September 2022 | 14:23 WIB

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Positif Covid-19

Rabu, 16 Februari 2022 | 16:38 WIB
X