• Senin, 3 Oktober 2022

Atasi Inflasi Dampak Kenaikan BBM, DPRD Jabar Setujui Anggaran Bantalan Sosial Sebesar Rp103 Miliar

- Rabu, 21 September 2022 | 20:09 WIB
Anggota Badan Anggaran DPRD Jabar H.M Hasbullah Rahmad, SPd, MH dari Fraksi PAN (ist)
Anggota Badan Anggaran DPRD Jabar H.M Hasbullah Rahmad, SPd, MH dari Fraksi PAN (ist)

BANDUNG, Realitapublik.com,-- Sejak pemerintah pusat menetapkan kenaikan harga BBM awal September lalu, Pemerintah Provinsi Jabar telah mangajukan anggaran Bantalan Sosial kepada DPRD Jabar.  Dan DPRD Jabar sudah menyetujui besaran anggaran untuk bantalan sosial sebesar Rp.103 Miliar.

Persetujuan besaran anggaran bantalan social tersebut, sudah disetujui bersama antara DPRD dan Pemprov Jabar yang tertuang dalam Perubahan KUA-PPAS  tahun anggaran 2022 sebesar Rp.50 miliar dan pada KUA-PPAS tahun anggaran 2023 mendatang sebesar Rp 53 miliar.

Demikian dikatakan anggota Banggar DPRD Jabar H.M Hasbullah Rahmad, SPd, MH saat ditemui di gedung DPRD Jabar, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Komisi D Bahas Jaring Pengaman Sosial

Dikatakannya, tindak lanjut dari persetujuan Perubahan KUA-PPAS T.A.2022 tersebut, maka  saat ini seluruh Komisi sedang melakukan rapat kerja dengan mitra kerja masing-masing membahas Rencangan APBD Perubahan  tahun 2022.

Minggu depan, pembahasan RAPBD 2022 sudah beres di bahas ditingkat Komisi, selanjutnya dibawa ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jabar.  Kemudian baru disahkan menjadi Perda APBD Perubahan 2022 dalam rapat paripurna. Setelah itu, dikonsultasikan dan dievaluasi oleh  Kemendagri, itu sudah masuk lembaran daerah.   

“Dasar hukum dari pelaksanaan APBD Peruhanan 2022 selain Perda  APBD Perubahan 2022 juga nanti Gubernur mengeluarkan Peraturan Gubernur.  Maka, barulah anggaran Bantalan sosila itu dapat disalurkan kepada masyarakat yang terdampak langsung  kenaikan BBM, kata Hasbullah yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Jabar ini.

Baca Juga: Dorong Inklusi Keuangan, bank bjb Dukung Akselerasi dan Implementasi Program KEJAR di Jawa Barat

Bantalan social tersebut akan diberikan subsidi kepada, pertama  para Nelayan untuk membeli solar untuk melaut menangkap ikan; kedua, kepada awak angkutan umum, walaupun sudah ada penyesuaian kenaikan tarif , tapi pendapatan mereka berkurang karena bersaing dengan ojol.  Dan Ketiga, subsidi diberikan kepada para petani untuk membeli BBM solar/ bensin untuk traktor, jelasnya.

Halaman:

Editor: Husein Widjaya

Sumber: Hasbullah Rahmad

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Zee JKT48 Sampaikan Permohonan Maaf Usai Videonya Viral

Senin, 26 September 2022 | 14:23 WIB

Cara bank bjb Ikut Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 25 September 2022 | 10:01 WIB

Desa Karangampel Kidul: Kotaku Mendorong Petarung

Minggu, 18 September 2022 | 19:14 WIB

Cerita Akiat, Juara Dunia Layangan dari Kota Bandung

Minggu, 18 September 2022 | 17:37 WIB
X