• Minggu, 2 Oktober 2022

Kapolda Jabar Perintahkan Tembak Ditempat Bagi Pelaku Begal dan Geng Motor yang Meresahkan

- Selasa, 31 Mei 2022 | 10:51 WIB
Ilustrasi begal (Pixabay)
Ilustrasi begal (Pixabay)

REALITA PUBLIK,- Menanggapi makin meresahkannya kejahatan jalanan yang dilakukan para pelaku begal dan geng motor. Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana memerintahkan seluruh jajaran untuk menindak tegas dan tembak di tempat bagi pelaku.

Terkait hal ini, dijelaskan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kapolda Jabar memberikan perhatian serius dan mengambil sikap dan tindakan atas kondisi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi di wilayah hukum Jawa Barat.

Untuk tindakan tegas ini, masuk dalam Operasi Libas Lodaya 2022. Para kapolres dan satuan diperintahkan melakukan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan dan aksi kekerasan yang akan mengganggu keamanan, ketenteraman, dan ketertiban, masyarakat.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal

"Seluruh jajaran melalui Karoops Polda Jabar diinstruksikan untuk melakukan Operasi Bina Kusuma dan Libas Lodaya 2022. Operasi Bina Kusuma berorientasi kepada preventif dan preentif atau pembinaan dan pendataan," kata Kombes Pol Ibrahim Tompo, Selasa (31/5/2022).

"Para kapolres diperintahkan membangun spirit kepada anggotanya dengan memerintahkan tindakan tembak di tempat kepada para pelaku kejahatan, termasuk geng motor yang membahayakan keselamatan nyawa masyarakat," imbuh Ibrahim.

Perintah tembak di tempat ini, lanjut Kabid Humas, harus dilakukan terhadap pelaku begal dan geng motor yang meresahkan. Tindakan itu dilakukan saat para pelaku dianggap sudah sangat mengganggu keamanan.

Baca Juga: Antisipasi Kriminal aksi Copet di Kota Bandung, Ketua DPRD Minta Pemkot Tambah CCTV di Titik Rawan

"Anggota dipersilakan mengambil langkah tegas (tembak di tempat). Tapi perlu dicatat untuk kepolisian menggunakan senjata api ini merupakan pertimbangan dari anggota masing-masing di lapangan. Dipertimbangkan sesuai kondisi," pungkasnya.

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rektor Unila Ditangkap KPK, Diduga Terima Suap

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:15 WIB
X