• Minggu, 2 Oktober 2022

Pelaku Penembakan Istri Anggota TNI Ditangkap, ini alasan Eksekutor Gagal Tembak Kepala

- Kamis, 28 Juli 2022 | 09:21 WIB
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar saat menerangkan pelaku penembakan istri anggota TNI di Banyumanik.  (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar saat menerangkan pelaku penembakan istri anggota TNI di Banyumanik. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

REALITA PUBLIK,- Kasus penembakan seorang istri anggota TNI di Semarang mulai menemui titik terang. Keempat tersangka pelaku yang terlibat dalam penembakan pada 18 Juli lalu 2022 sudah ditangkap pihak kepolisian.

Nama keempat tersangka pelaku yang terlibat penembakan, antara lain, Sugiono (eksekutor), Agus, Ponco Aji dan Supriyono. Selain itu, polisi juga menangkap Dwi Sulistyo sebagai pemasok senjata api. Para tersangka kini ditahan di Mapolresta Semarang.

Menurut pengakuan Sugiono, tersangka eksekutor penembakan istri anggota TNI, Rina Wulandari, dirinya diminta menembak bagian kepala korban. Namun saat beraksi dia hanya menembak di bagian perut, urung mengarahkan ke kepala lantaran tak tega.

Baca Juga: Kapolda Jabar Perintahkan Tembak Ditempat Bagi Pelaku Begal dan Geng Motor yang Meresahkan

"Suruh ngahabisin, nembak kepala. Saya tak tega," kata dia di Mapolrestabes Semarang pada Rabu, (27/7/2022).

Diketahui, terduga dalang dari kasus penembakan ini adalah suami korban atau anggota TNI Kopda M. Usai menjalankan aksi, para tersangka pelaku penembakan mengaku diberi imbalan uang sebesar  Rp120 Juta.

Keempat pelaku berhasil ditangkap oleh jajaran Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang di tempat berbeda-beda.

Baca Juga: Polisi Menetapkan 9 Orang Sebagai Tersangka, Buntut Dari Perusakan Masjid di Sintang Kalbar

Tersangka Sugiona alias Babi, ditangkap pada Kamis (21/7) di Sriwulan Rt 09 Rw 01 Kelurahan Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Tersangka Agus alias Gondrong ditangkap di Babat, Kecamatan Kebon Agung, Kabupaten Demak pada hari Jum’at (22/7) siang.

Hari yang sama, (22/7), Dua pelaku lainnya Ponco Adi Nugroho dan Supriyono alias Sirun, ditangkap di Jalan Panggung Jatinom, Kabupaten Klaten, sekira jam  15.00 WIB.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rektor Unila Ditangkap KPK, Diduga Terima Suap

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:15 WIB
X