• Senin, 28 November 2022

Rumah Mewah Milik Mantan Ketua DPRD Jabar Disita Bareskrim Polri, Terjerat Kasus Dugaan TPPU

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:09 WIB
Rumah mewah dan SPBU milik IS tersangka kasus dugaan TPPU, disita oleh Tim Bareskrim Polri  (Ist)
Rumah mewah dan SPBU milik IS tersangka kasus dugaan TPPU, disita oleh Tim Bareskrim Polri (Ist)

REALITA PUBLIK,- Rumah mewah milik mantan Ketua DPRD Jawa Barat, Irfan Suryanegara (IS), tersangka kasus dugaan TPPU disita tim Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Rumah yang disita berlokasi di kompleks elit Setra Duta, Kota Bandung.

Penyitaan dilakukan Bareskrim Polri melalui Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tersangka IS dan istrinya EK.

Penyitaan aset berupa rumah mewah milik IS, berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung dengan Nomor: 678/PEN.Pid/2022/Pn BIb Tangal 07 Juli 2022. Tanah dan Bangunan ini disita oleh Dittipideksus Bareskrim Polri.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Bantuan UMKM, PMPRI Gelar Aksi di Depan Kantor Diskoperindag Kabupaten Seram Bagian Timur

Sebelumnya, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri juga telah menyita aset IS berupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Cipetir Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (24/8/2022).

Dijelaskan Titin, selaku petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) PN Bale Bandung, tim Dittipideksus Bareskrim Polri datang ke Kantor PN Bale Bandung di Jalan Jaksa Naranata, Kabupaten Bandung pada (7 Juli 2022) lalu.

Tim Bareskrim Polri memberitahukan penetapan penyitaan aset milik tersangka IS dan EK.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Brigadir J, Eksponen Aktivis '98: Momentum untuk Reformasi Lembaga Kepolisian

Setelah itu, kata Titin, tim Bareskrim Polri minta  Surat penetapan penyitaan dari pengadilan PN Bale Bandung untuk dilakukan penyitaan aset saudara IS dan EK terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang.

"Dengan  penetapan Pengadilan PN  Bale Bandung. Sekitar pukul 10.00 WIB itu tim Bareskrim (penyidik) menuju rumah Irfan untuk melakukan penyitaan dan penyegelan," kata Titin, Senin (29/8/2022).

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rektor Unila Ditangkap KPK, Diduga Terima Suap

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:15 WIB
X