• Senin, 28 November 2022

Kuasa Hukum PT MBM Bongkar Motif Gugatan Perdata yang dilayangkan Mitra, Oh Ternyata Begini

- Minggu, 11 September 2022 | 21:33 WIB
Bambang Alex, Area Manager Regional II Bandung (Kanan) dan Umar Hasan kuasa hukum PT Mahakarya Berkah Madani (kiri), bongkar motif gugatan perdata yang dilayangkan Mitra (Jat)
Bambang Alex, Area Manager Regional II Bandung (Kanan) dan Umar Hasan kuasa hukum PT Mahakarya Berkah Madani (kiri), bongkar motif gugatan perdata yang dilayangkan Mitra (Jat)

REALITA PUBLIK,-  PT. Mahakarya Berkah Madani (MBM) melalui Area Manager Regional II Bandung Bambang Alex dan kuasa hukum perusahaan Umar Hasan membongkar motif gugatan yang dilayangkan oleh Mitra.

Diketahui, PT. MBM yang bergerak dalam bisnis madu Klanceng ini, diadukan secara perdata oleh sejumlah mitra yang diinisiasi Oting Hidayat.

Perusahaan ini dituding telah terjadi wanprestasi dari perjanjian kemitraan. Dalam gugatan perdata di PN Bale Bandung, Oting menuntut perusahaan membayar kerugian Rp 1,5 Milyar.

Baca Juga: Forum Orang Tua Mahasiswa SBM ITB akan Gugat Rektor hingga Mendikbudristek, Ini Alasannya

Atas tuduhan tersebut, Bambang Alex menepis adanya tudingan telah merugikan mitra usaha. Bahkan, kata Bambang, aduan tersebut tidak benar, malah PT. MBM yang telah dirugikan senilai miliaran rupiah oleh seorang oknum pegawai.

"Itu ada oknum yaitu pak SB yang sebelumnya Kepala Cabang dari PT Mahakarya Berkah Madani (MBM), membawa uang dari perusahaan itu sebesar Rp.2,2 miliar dengan adminnya yakni bu NRD," jelas Bambang Alex kepada wartawan di Bandung, Minggu, (11/9/2022).

Oknum mantan pegawai tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Polres Cimahi dan kasusnya sudah P21, tegas Bambang.

Baca Juga: Mahkamah Konstitusi Tolak Seluruh Gugatan Uji Materiil UU Pers

Sementara, pengacara PT MBM Umar Hasan, membeberkan adanya hubungan antara mitra penggugat dan mantan pegawai yang dipolisikan.

Berdasarkan temuan audit internal, ternyata Oting punya hubungan dengan mantan Manajer Area PT MBM Bandung yang telah dilaporkan ke polisi, karena menggelapkan uang perusahaan.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rektor Unila Ditangkap KPK, Diduga Terima Suap

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:15 WIB
X