• Sabtu, 28 Mei 2022

Ingatkan pedagang Pasar, Yana: Jangan Abai, Jangan Euphoria Tetap Disiplin Prokes

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 16:54 WIB
Wakil wali kota Bandung Yana Mulyana  memberikan paket Sembako kepada salah seorang pedagang Pasar Tradisional Sederhana (Humas Pemkot Bandung)
Wakil wali kota Bandung Yana Mulyana memberikan paket Sembako kepada salah seorang pedagang Pasar Tradisional Sederhana (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG, Realitapublik.com,-- Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan saat ini penanganan Covid-19 di Kota Bandung memang sudah terkendali. Namun, Yana tak hentinya meningatkan agar warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“ Kita harus tetap menggunakan masker dan menjaga kebersihan tangan sebagai tameng individu, untuk itu kita tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan” kata Yana saat pembagian masker di Pasar Sederhana, Rabu, (6/10/2021).

Pembagian masker dan handsanitizer dari tim Gerakan Bandung Merdeka Dari Covid-19
“Ini adalah salah satu ikhtiar kita. Karena protokol kesehatan, salah satunya penggunaan masker menjadi sangat penting agar terhindar dari paparan virus,” himbau Yana.

Baca Juga: Meski Pelanggaran Prokes Terus Menurun, Satpol kota Bandung Terus Lakukan Pengawasan

Khusus para pedagang, Yana menegaskan, protokol kesehatan menjadi sangat penting. Sebab, para pengunjung pasar tidak terdeteksi latar belakang kesehatannya. Untuk itu, para pedagang wajib disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai proteksi diri.

“Mudah-mudahan dengan pembagian masker, para pedagang bisa melindungi dirinya. Karena kita tidak pernah tahu pembeli datang dari zona apa. Jadi bisa melindungi dirinya sendiri dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Yana mengungkapkan, dari pemantauan di lapangan dan survei Dinas Kesehatan, saat ini disiplin protokol kesehatan di tengah masyarakat sedikit menurun. Utamanya soal penggunaan masker ketika beraktivitas.

Baca Juga: Pemkot Bandung Dan PT. LEN Berkolaborasi Salurkan Sembako ke 30 Panti Sosial

Yana mencontohkan, di sejumlah negara saat ini kembali terjadi lonjakan kasus paparan Covid-19. Padahal negara tersebut telah mencapai angka vaksinasi yang sangat tinggi. Hal itu akibat warganya terlena dan mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Halaman:

Editor: Husein Widjaya

Sumber: humas bandung

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X