• Minggu, 2 Oktober 2022

Jelang Hari Raya Qurban, Kasus PMK di Jabar Semakin Meluas, Syamsul : Perketat Lalin Ternak

- Jumat, 10 Juni 2022 | 23:55 WIB
Periksaan Sapi kesehatan di milik peternak   (ist)
Periksaan Sapi kesehatan di milik peternak (ist)

BANDUNG, Realitapublik.com,-- Sebulan menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H atau Hari Raya Qurban , kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jabar terus bertambah bahkan hampir seluruh Kabupaten/kota ditemukan Domba dan Sapi terserang PMK. Untuk itu, Komisi II DPRD Jabar mendesak Pemprov Jabar untuk segera mengambil langkah cepat untuk menanggulangi penyebaran PMK.

“Jangan dibiarkan kasus PMK di Jabar terus bertambah dan berkembang, akan sangat merugikan para peternak dan masyarakat jadi khawatir. Apalagi mendekati Hari Raya Idul Adha 1443H atau Hari Raya Qurban”.

Hal ini ditegaskan Anggota Komisi II DPRD Jabar, H. Syamsul Bachri, SH, MBA saat diminta taggapannya terkait semakin bertambah dan menyebarnya kasus PMK di Jabar, Jum’at (10/6/2022).

Baca Juga: DPRD Jabar desak Pemprov Anggarkan Dana Antisipasi Penyebaran PMK

Dikatakan, dalam rapat Komisi II DPRD Jabar dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar, kita sudah minta agar segera diambil tindakan untuk mengantisipasi penyebaran dan penanggulangan PMK di Jabar dengan memperketat lalu lintas (Lalin) Ternak masuk Jabar.

“Namun, sangat disayangkan pihak DKPP Jabar belum bisa berbuat banyak, hal ini karena belum mendapatkan dukungan pendanaan Pemprov Jabar karena Gubernur Jabar lagi berduka,”, ujar Syamsul Bachri.

Dalam menangani kasus PMK, sebenarnya DKPP Jabar sudah melapor ke Asisten Daerah dan Sekda Jabar, termasuk kebutuhan dana untuk vaksinasi dan vitamin kesehatan domba dan sapi. Namun, hingga kini, kita belum mendengar ada tambahan dana untuk mengatasi kasus PMK ini, ujar Politisi PDIP Jabar ini.

Baca Juga: Meningkat Kesejahteraan Petani, Komisi II DPRD Jabar Mendorong Daerah Bentuk Pasar Tani

Sebagai informasi bahwa, Gubernur Jabar telah menghimbau kepada Pemkab/kota untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan pengawasan lalu lintas ternak masuk jabar di perketat, saat rakor Persiapan Menghadapi Iduladha 1443 H, di Kantor Wilayah Kemenag Jabar Rabu (8/6/2022) kemarin.

Lalin ternak harus memenuhi persyaratan pemasukan dan pengeluaran ternak seperti menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), juga rekomendasi saat melalulintaskan hewan atau produk hewan antar provinsi, maupun kabupaten/kota, ujar Gubernur. (adip/yadi/sein)

Halaman:

Editor: Husein Widjaya

Sumber: Syamsul Bachri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Optimalkan BIAN, Puskesmas Neglasari Vaksin Door to Door

Kamis, 29 September 2022 | 20:09 WIB

Pinleg 2024, PAN Menargetkan Raih 12 Kursi di DPRD Jabar

Kamis, 22 September 2022 | 22:37 WIB

Sejumlah Reklame Ilegal di Kota Bandung Ditertibkan

Kamis, 22 September 2022 | 14:24 WIB
X