• Selasa, 9 Agustus 2022

Tekan Angka Stunting anak di Kota Bandung, Perlu Kolaborasi Bersama

- Senin, 13 Juni 2022 | 09:42 WIB
Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., hadiri kegiatan Primanutri Posyandu Indomaret x Frisian Flag Primagro, di Kiara Artha Park, Bandung, Kamis (9/6/2022).
Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., hadiri kegiatan Primanutri Posyandu Indomaret x Frisian Flag Primagro, di Kiara Artha Park, Bandung, Kamis (9/6/2022).

REALITA PUBLIK,- Guna menekan angka Stunting anak di Kota Bandung, diperlukan kolaborasi bersama antara pemerintah dan pihak swasta. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., saat hadiri kegiatan Primanutri Posyandu Indomaret x Frisian Flag Primagro, di Kiara Artha Park, Bandung, Kamis (9/6/2022).

Acara ini juga dihadiri Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan sejumlah kepala SKPD.
Dalam sambutannya, Tedy mengapresiasi dukungan seluruh pihak, tentunya dari pihak swasta juga, yang ikut mendukung program pengentasan stunting di Kota Bandung.

Bantuan dari pihak swasta ikut mempercepat penurunan angka stunting yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Bandung.

“Kegiatan yang sangat positif ini dalam upaya menekan angka stunting di Kota Bandung. Dari hasil LKPJ tahun lalu yang diterima DPRD, angka stunting terpantau turun 1,34 persen. Ini kerja luar biasa Pak Yana dan Bu Ahyani (kepala Dinkes Kota Bandung),” ujarnya.

Baca Juga: Tekan angka Stunting, Pemkot Bandung Kolaborasi dengan Dua Brand Besar Lakukan Hal Ini

Meski angka stunting terus menurun, Tedy berharap masih hadir banyak bantuan dari berbagai pihak agar bisa mempercepat target program. Kolaborasi bersama ini terbuka bagi seluruh pihak yang ingin turut membantu pembangunan Kota Bandung dari sektor kesehatan.

“Tentu upaya perlu trus diupayakan. Posyandu harus terus di-support dari waktu ke waktu. Harus ada kolaborasi sebagai upaya percepatan menekan angka stunting,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, hadirnya kader kesehatan di Kota Bandung merupakan wujud aktif masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan.

Baca Juga: Komisi V : Urgent Bagi Jabar Menekan Angka Stunting dan Pernikahan Dini

“Acara ini menjadi momentum dan langkah awal untuk berikutnya bersama kami dan teman-teman kader kesehatan, karena banyak CSR yang sudah diberikan kepada posyandu. Ada pemberian vaksinasi, posyandu lansia, perilaku bersih sehat, atau mengingatkan bahaya merokok,” katanya.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X