• Selasa, 9 Agustus 2022

Ribuan Tenaga Honorer Fasyankes Jabar Unjuk Rasa di Gedung Sate, Ini Tuntutannya

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:44 WIB
Ribuan Honorer Fasyankes menggelar unjuj rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung (Pikiran-Rakyat/cuy)
Ribuan Honorer Fasyankes menggelar unjuj rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung (Pikiran-Rakyat/cuy)

REALITA PUBLIK,- Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Honorer Fasyankes Jawa Barat (FKHFJ) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate dan Kantor DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (5/8/2022).

Diketahui, alasan para Honorer yang bekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) dari berbagai wilayah di Jawa Barat ini mempertanyakan sikap dan keputusan pemerintah daerah, khususnya Pemprov Jabar terkait telah terbitnya PP No. 49 Tahun 2018 Men Pan RB .

Berdasarkan terbitnya PP No.49 Tahun 2018 yang  terhitung tanggal 28 November 2023, tenaga Honorer di seluruh Indonesia dihapus. Honorer Fasyankes Jabar menuntut Gubernur Jawa Barat untuk mengakomodir seluruh Tenaga Honorer Fasyankes Jawa Barat menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara).

Baca Juga: Ratusan Masyarakat Adat Aksi Demo di Kantor Bupati dan DPRD Seram Barat

Dikutip dari surat pemberitahuan aksi Honorer Fasyankes di Gedung Sate Bandung, Ketua FKHFJ Suhendri, AMK menyebutkan, yang mendasari dilakukannya aksi damai (demonstrasi) ini karena tuntutan yang selama ini sudah disampaikan berkali-kali melalui audiensi dan cara baik lainnya tidak menghasilkan keputusan yang berpihak kepada honorer.

Tenaga honorer Fasyankes Jawa Barat menyampaikan beberapa tuntutan dan menginginkan pemerintah provinsi lebih berpihak kepada mereka. Karena, menurut Suhendri, tenaga honorer Fasyankes selama ini sudah menjadi ujung tombak saat Pandemi Covid-19.

Dalam aspirasi dan tuntutan yang disampaikan massa dari FKHFJ, diantaranya; Meminta Kepada Gub untuk mengakomodir Seluruh Tenaga Honorer Fasyankes Jawa Barat menjadi ASN.

Baca Juga: Ratusan Massa Anggota Ormas PP Geruduk DPR RI, Tuntut Junimart Girsang Minta Maaf

Tidak dibukanya jalur formasi CPNS/PPPK Jalur Umum sampai semua tenaga kerja kontrak BLUD,BOK, PTT menjadi ASN. Serta, meminta Gubernur untuk kelayakan upah sesuai UMR Masing-masing Daerah. (Cuy/dbs).

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X