Banjir Melanda Kabupaten Aceh Singkil, Ratusan Rumah di Tiga Desa Terendam

- Senin, 29 Agustus 2022 | 14:42 WIB
Kondisi Banjir - Ilustrasi (Unsplash/@jonfordphotos)
Kondisi Banjir - Ilustrasi (Unsplash/@jonfordphotos)

REALITA PUBLIK,- Bencana banjir melanda dua Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh pada Minggu (29/8/2022) dini hari. 

Dilansir dari laman bnpb.go.id, dampak banjir yang terjadi telah merendam sedikitnya 207 rumah dengan tinggi muka air (TMA) 50-75 sentimeter. Selain merendam ratusan rumah, banjir juga telah mengakibatkan satu jembatan penghubung antar desa terputus.

Berdasarkan hasil asesmen tim BPBD Kabupaten Aceh Singkil, ketiga desa tersebut meliputi Desa Kampung Baru dan Desa Ketapang Utara di Kecamatan Singkil Utara serta Desa Gunung Legan di Kecamatan Gunung Meruah.

Baca Juga: Peringatan Dini BMKG, Curah Hujan Intensitas Tinggi Bakal Melanda Sejumlah Wilayah Selama Sepekan

Banjir tersebut telah berdampak pada 207 KK atau 911 jiwa. Satu unit sekolah dasar dan satu pondok pesantren Al-Zamzamiyah turut terendam, termasuk dua gedung perkantoran.

Hasil monitoring di lapangan terkini dinyatakan banjir telah surut. Kendati demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih mengintai wilayah Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Singkil, sebagaimana menurut prakiraan cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menyikapi hal itu, BNPB melalui keterangan dari Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan.

Baca Juga: Waspada, BMKG Ungkap Ancaman Gempa Berkekuatan 8,7 Magnitudo: Megathrust Selat Sunda

"Upaya seperti monitoring lereng perbukitan, susur sungai, pembersihan aliran sungai, kanal, saluran drainase perkotaan, dan saluran irigasi agar dilakukan secara berkala untuk memininalisir potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca dan kondisi tata ruang lingkungan," jelasnya.

Apabila terjadi hujan dalam durasi lebih dari satu jam, maka masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau di lereng gunung maupun tebing agar mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tedy Rusmawan Ajak Warga Manfaatkan Forum Musrenbang

Senin, 6 Februari 2023 | 14:31 WIB

Bapemperda Minta OPD Matangkan 4 Usulan Raperda

Rabu, 25 Januari 2023 | 14:26 WIB

KPU Kota Bandung Lantik 453 Orang PPS

Rabu, 25 Januari 2023 | 10:26 WIB

Komisi B DPRD Sambut Kunjungan HMI Kota Bandung

Selasa, 24 Januari 2023 | 18:05 WIB
X