• Senin, 28 November 2022

Temui Massa Aksi, Empat Fraksi DPRD Jabar Sepakat desak Pemerintah Batalkan Kenaikan BBM bersubsidi

- Jumat, 9 September 2022 | 14:27 WIB
Legislator Achamd Ru'yat dan Perwakilan Massa Aksi Menandatangani Pakta Integritas di Depan Kantor DPRD Jawa Barat. (Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan)
Legislator Achamd Ru'yat dan Perwakilan Massa Aksi Menandatangani Pakta Integritas di Depan Kantor DPRD Jawa Barat. (Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan)

REALITA PUBLIK,- Temui ratusan mahasiswa pendemo tolak kenaikan BBM, Empat wakil rakyat mewakili 4 fraksi yang ada di DPRD Jabar menyatakan sikap agar pemerintah membatalkan kebijakan yang membebani masyarakat.

Para mahasiswa yang tergabung dalam PMII (Pemuda Mahasiswa Islam Indonesia) melakukan aksi demo menolak kenaikan BBM di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Rabu (7/9/2022). Setelah beberapa jam aksi di tengah guyuran hujan, akhirnya wakil rakyat Jabar yang diwakili oleh Achmad Ru'yat (PKS), Sugianto Nanggolah (Demokrat), Abdul Harris Bobihoe (Gerindra) dan Raden Tedi (PAN) menemui pendemo.

Selain berjanji akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan dari PMII mengenai penolakan kenaikan BBM. Keempat fraksi di DPRD Jabar tersebut juga sepakat untuk mendesak pemerintah membatalkan kenaikan BBM.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siapkan Strategi Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM

Tak hanya itu, di hadapan massa aksi keempat wakil rakyat juga menandatangani pakta integritas mengenai penolakan kenaikan BBM.

Achmad Ru'yat dari Fraksi PKS yang juga sebagai wakil ketua DPRD Jabar mengatakan, pihaknya bersama tiga anggota yang mewakili fraksi masing-masing telah sepakat untuk mendesak pemerintah membatalkan kenaikan BBM.

"Saya telah mendengar seluruh tuntutan mahasiswa. Lintas fraksi juga mendengar aspirasi penolakan kenaikan BBM yang bergelombang dan terus-terusan datang. Dan tentu sejalan yang disampaikan, saya mendukung dan siap menandatangani agar pemerintah pusat membatalkan kenaikan BBM subsidi," tegasnya.

Baca Juga: Antisipasi Dampak Inflasi, Pemkot Bandung Alokasikan Rp9,2 Miliar untuk Perlindungan Sosial

"Lintas fraksi yang ada di DPRD Jabar, dan saya bagian dari unsur pimpinan dari Fraksi PKS DPRD Jabar sudah mengerti dan memahami agar pemerintah pusat membatalkan kenaikan harga BBM. Karena ini dirasakan secara dampak ekonomi masyarakat yang sekarang terdampak pandemi COVID-19," ungkapnya menambahkan.

Setelah mendengar dan menerima aspirasi dari mahasiswa yang mewakili keluhan warga Jabar dan penandatanganan pakta integritas dari lintas fraksi di DPRD Jawa Barat, akan disampaikan ke DPR RI.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X