• Minggu, 2 Oktober 2022

Rancang Perda Prakarsa, Bapemperda DPRD Jabar Kunker ke Disparekraf Provinsi DKI Jakarta

- Rabu, 14 September 2022 | 23:18 WIB
H.SyamsulBachri, SH, MBA anggota Bapemperda PR Jabar  (ist)
H.SyamsulBachri, SH, MBA anggota Bapemperda PR Jabar (ist)

BANDUNG, Realitapublik.com,-- Provinsi Jawa Barat memiliki potensi kepariwisataan yang luar biasa, untuk itu perlu dibuatkan regulasi guna meningkatkan sector kepariwisataan, sehingga dapat membuahkan hasil pendapatan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Potensi besar dengan daya tarik  pariwisata inilah yang mendasari DPRD Jabar untuk membuat Rancangan Perda Prakarsa tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.  

Namun, sebelum Raperda Prakarsa dibahas lebih lanjut, oleh Panitia Khusus (Pansus), maka Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Jabar, melakukan beberapa kajian dan mencari masukan dan informasi, baik dari  akademisi, praktisi kepariwisataan, organisasi pariwisata  termasuk juga melakukan study komparasi ke Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Pemberantasan Korupsi Bagian dari Komitmen DPRD Jabar Sukseskan Agenda Reformasi

Anggota Bapemberda DPRD Jabar, H. Syamsul Bachri, SH, MBA membenarkan bahwa DPRD Jabar akan menyusun Raperda Prakarsa tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.  Bahkan, beberapa waktu lalu Pimpinan dan anggota Bapemperda DPRD Jabar  telah melakukan study komparasi ke  Provinsi DKI Jakarta.

Study komparasi dengan mengunjungi  kantor Dinas   Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta di jalan Kuningan Barat No 1 Mampang Prapatan Jakarta Selatan.

Menurut  Syamsul yang juga anggota Komisi II DPRD Jabar ini,  Raperda Prakarsa DPRD Jabar ini  mengacu pada Permendagri No 80 tahun 2015 tentang Produk Hukum Daerah, maka Raperda prakarsa tentang penyelenggaraan Kepariwisataan ini, harus di golkan menjadi Perda.

Baca Juga: Lewat Destinasi Wisata Tematik, Pemkot Ingin PKL di Kota Bandung Naik Kelas

Dengan adanya Perda Penyelenggaraan Kepariwisataan  nanti, tentunya menjadi payung hukum bagi kepemerintah daerah, stakeholder maupun para pelaku pariwisata. Sehingga, kedepannya sector kepariwasataan Jabar  benar-benar terintegrasi  dan terkoordinasi lintas sektoral.

Halaman:

Editor: Husein Widjaya

Sumber: Syamsul Bachri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Optimalkan BIAN, Puskesmas Neglasari Vaksin Door to Door

Kamis, 29 September 2022 | 20:09 WIB

Pinleg 2024, PAN Menargetkan Raih 12 Kursi di DPRD Jabar

Kamis, 22 September 2022 | 22:37 WIB

Sejumlah Reklame Ilegal di Kota Bandung Ditertibkan

Kamis, 22 September 2022 | 14:24 WIB
X