• Senin, 28 November 2022

Edwin Senjaya Minta Kios Penjual Miras Ditutup Peredarannya dari Kota Bandung

- Selasa, 27 September 2022 | 12:13 WIB
Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., melakukan sidak bersama Satpol PP Kota Bandung beserta jajaran dan TNI dan POLRI, di wilayah Kecamatan Regol. (Jaja/Humpro)
Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., melakukan sidak bersama Satpol PP Kota Bandung beserta jajaran dan TNI dan POLRI, di wilayah Kecamatan Regol. (Jaja/Humpro)

REALITA PUBLIK,- Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., meminta peredaran minuman keras dan kios-kios penjual miras di Kota Bandung ditutup.

Hal ini muncul atas keprihatinan setelah dirinya menerima laporan dari warga Kecamatan Regol bahwa ada seorang anak laki-laki usia SD menjadi korban pencabulan oleh sesama anak di bawah umur. 

Diketahui, para tersangka terbiasa mengomsumsi miras yang dijual secara gelap atau ilegal oleh kios-kios atau warung-warung di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Baca Juga: Terima Aduan Warga, Achmad Nugraha Ingin Keberadaan Mafia Tanah Diberantas

"Saya sangat prihatin sekali serta menyesalkan di kota yang kita cintai ini masih bisa terjadi peristiwa ini. Pelaku ini adalah siswa kelas 1 SMP bersama temannya mereka mem-bully dan melakukan pencabulan, mensodomi anak warga salah satu masyarakat di Kota Bandung,” ucapnya.

"Tadi setelah saya mendapatkan laporan ini setelah bertemu keluarga dan korban kemudian saya menugaskan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dari Partai Golkar Kota Bandung untuk mendampingi korban untuk membuat laporan ke Polrestabes Kota Bandung dan divisum,” ujarnya.

Untuk itu dirinya mengambil langkah untuk berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Bandung juga aparat TNI dan Polisi, melakukan operasi sidak ke wilayah yang tujuannya untuk menutup kios-kios atau warung yang menjual minuman keras secara gelap atau ilegal.

Baca Juga: Dukung dan Dorong Generasi Muda Kolaborasi Bangun Kota Bandung

"Sesuai dengan laporan ternyata memang benar kios tersebut menjual minuman keras secara ilegal dan jelas ini sangat menyalahi aturan karena di Perda kita melarang dan ini merupakan bentuk dari pelanggaran,” katanya.

Edwin berpesan agar warga tidak perlu takut untuk melaporkan jika ada sesuatu yang dipandang perlu ditindak.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X