• Senin, 28 November 2022

Rencana Kantong Parkir Teras Cihampelas, Pemkot Bandung Dinilai Gagal Paham: Rampas Hak Pelaku Usaha

- Kamis, 10 November 2022 | 13:02 WIB
Teras Cihampelas, Kota Bandung.(Dok/dobrak.co)
Teras Cihampelas, Kota Bandung.(Dok/dobrak.co)

REALITA PUBLIK,- Terkait rencana penyediaan kantong parkir untuk Teras Cihampelas, Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Folmer Siswanto M Silalahi, menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung keliru, dan gagal paham.

Menurutnya rencana Pemkot Bandung bekerjasama dengan mall dan hotel untuk kantong parkir Teras Cihampelas dinilai keliru dan gagal paham karena hal itu menyelesaikan masalah dengan masalah

"Konsep awal, kantong parkir skywalk Teras Cihampelas menurut perda RDTRK No.10 th 2015-2035 justru berada di daerah Gelap Nyawang Jl Tamansari (Park and Ride), bukan di Jl Cihampelas," katanya kepada wartawan, Rabu (9/11/2022).

Baca Juga: Ngeri, Politisi PAN Sebut Pembangunan Teras Cihampelas Tahap 2 Bisa Membahayakan Keselamatan Warga

Sebelumnya Wali Kota Bandung Yana Mulyana berencana akan melakukan kerjasama dengan pihak Ciwalk Mall terkait pemakaian lahan parkir bagi pengunjung Teras Cihampelas. Sehingga seluruh pengnjung akan didorong untuk parkir di area parkir Ciwalk.

"Sejauh ini solusi untuk kita, mencari spot yang bisa kerjasama. Meskipun kita dorong ke Ciwalk. Biar agak besar itu, mudah-mudahan mau kerja sama," Kata Yana Beberapa waktu lalu.

Terkait rencana tersebut, Folmer menganggap kalau rencana tersebut dilakukan Pemkot Bandung sama saja dengan merampas hak para pelaku usaha.

Baca Juga: Tak Sesuai Peruntukan Awal, Pembangunan Teras Cihampelas Berpotensi Langgar RDTR Kota Bandung

"Areal parkir milik hotel, resto, outlet di sepanjang jl cihampelas kan diperuntukkan utk kegiatan usaha mereka sesuai dgn persyaratan IMB/PBG. Kalau Pemkot memaksakan parkir skywalk disana justru merampas hak penggunaan parkir pelaku usaha," tegasnya.

Sepertinya rencana Pemkot Bandung untuk memanfaatkan lahan parkir orang demi kelancaran gebyar Teras Cihampelas perlu dikaji ulang. (Cuy/TIM6)

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X