• Minggu, 2 Oktober 2022

Cerita Pilu Mak Esih, Hidup Seorang Diri di Pemakaman Umum

- Jumat, 17 Juni 2022 | 21:43 WIB
Tim ACT Bandung mendatangi mak Esih berikan paket pangan.
Tim ACT Bandung mendatangi mak Esih berikan paket pangan.

REALITA PUBLIK,- Mak Esih, lansia berumur 78 Tahun, harus rela menjalani hidup seorang diri di pemakaman umum Astana Anyar, Kota Bandung. Dalam usia senja, tubuhnya dipaksa harus kuat meniti hidup sehari-hari dalam cuaca dingin dan mencekam.

Menurut pengakuan Mak Esih, suami nya meninggal sekitar 10 tahun lalu. Mak Esih memiliki 8 orang anak, akan tetapi hanya 1 yang masih hidup, yang juga merupakan janda yang telah ditinggal suaminya. Saat ini anaknya bekerja sebagai tukang sapu di pemakaman umum Astana Anyar.

Saat ini mak Esih tinggal dirumah yang berukuran 2 x2 meter persegi, ditengah tengah pemakaman umum Astana Anyar, di lokasi tersebut lah mak Esih menghabiskan hari harinya, dirumah yang tak memiliki MCK, dapur dan tempat tidur yang layak.

Lantai rumahnya pun masih beralaskan tanah dan dinding menggunakan triplek bekas dan berlubang, sedangkan alas tidur mak Esih hanya dipan bambu tua.

Baca Juga: Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2022: ACT Dan PWI Kota Bandung ikut bagikan Paket Pangan Untuk Para Lansia

Dalam hatinya sebenernya mak Esih ingin memiliki tempat tinggal yang lebih layak, Namun apa daya tanah yang ditempatinya saat ini merupakan tanah milik pemerintah dan juga mak Esih sudah tidak mampu bekerja. Jangankan memperbaiki rumah, untuk makan pun masih sulit, tak jarang mak Esih tidak makan dalam satu hari penuh.

Senyum kebahagiaan terpancar dari wajahnya Ketika tim ACT Bandung datang untuk bersilaturahmi. Dengan  kehadiran tim ACT Bandung, beliau merasa memiliki saudara kembali. Beliau meneteskan air mata Ketika tim ACT Bandung membawakan bingkisan paket pangan untuk beliau.

“hatur nuhun jang (terimakasih),” ujar mak Esih sambil terbata-bata.

Baca Juga: Achmad Nugraha: Kampung KB Tingkatkan Kualitas Hidup Keluarga

Alhamdulillah, Distribusi Program Rutin ACT Bandung, Sahabat Asuh kembali diaktivasi. Pekan sekarang masuk Distribusi Batch 22, distribusi pekan sekarang kita fokuskan di zona 4 (Wilayah bandung area barat) tepatnya di kecamatan Astana Anyar kota bandung. Tersampaikan amanah kepada 4 segmen sahabat asuh ( 2 lansia , 1 disabilitas, 1 yatim) dari para Dermawan Asuh yang rutin tiap bulan mendonasikan untuk program ini.

“alhamdulillah hari ini kita ACT-MRI Bandung telah mendistribusikan titipan Amanah dari para sahabat dermawan, insyaallah ini akan terus berlanjut ke wilayah lainnya,” ujar Hari Tim Relawan ACT. (Cuy/rls)

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X