• Senin, 28 November 2022

Pemuda Pancasila Kota Bandung Ikut Sentil Effendi Simbolon, Tak Cukup Hanya Minta Maaf

- Rabu, 14 September 2022 | 14:55 WIB
MPC Pemuda Pancasila Kota Bandung sentil anggota DPR RI Effendi Simbolon yang menyinggung TNI dan Ormas. (Cuy)
MPC Pemuda Pancasila Kota Bandung sentil anggota DPR RI Effendi Simbolon yang menyinggung TNI dan Ormas. (Cuy)

REALITA PUBLIK,- Setelah menuai banyak kecaman dari prajurit TNI atas pernyataan yang menyebut TNI seperti gerombolan. Anggota Komisi DPR RI dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon akhirnya menyatakan permohonan maaf.

"Saya dari lubuk hati paling dalam saya minta maaf atas perkataan saya yang menyakiti di hati prajurit siapapun dia dari mulai tamtama perwira sampai sesepuh dengan pernyataan yang diartikan lain," kata Effendi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/9).

Pernyataan TNI seperti gerombolan oleh Effendi Simbolon yang diungkapkan dalam rapat dengar pendapat di DPR RI, (5/9) lalu, dianggap telah menyinggung korps TNI.

Baca Juga: Sebut TNI Seperti Gerombolan, Politikus PDIP Effendi Simbolon Tuai Kecaman dari Prajurit

Tak hanya korps TNI, mayoritas rakyat Indonesia yang dianggap sebagai rahim TNI juga akan merasa tersinggung atas pernyataan tersebut.

Salahsatunya dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila Kota Bandung yang tidak terima dan marah atas pernyataan tidak pantas dari seorang wakil rakyat.

"Jangankan sekaliber TNI yang kita banggakan ketika dianggap gerombolan, tentu akan sangat marah dan gak terima. Kita juga yang hanya ormas tentu gak terima," tegas Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Bandung, Yayan Suharlan, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga: Pelaku Penembakan Istri Anggota TNI Ditangkap, ini alasan Eksekutor Gagal Tembak Kepala

Menurutnya, klarifikasi dan permohonan maaf yang disampaikan Effendi Simbolon tidaklah cukup. Harus gentlement mundur tanpa diminta. Sebagai bukti bahwa Effendi Simbolon adalah orang yang bertanggung jawab yang selalu siap dengan penuh kesadaran konsekuen atas segala tindakan.

Dirinya juga mengingatkan, agar sebagai anggota legislatif jangan merasa paling benar dan paling pintar.

Halaman:

Editor: Cuya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X